Skip to main content

Kabupaten Rote Ndao memiliki kekayaan budaya yang terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata. Salah satu tradisi yang hingga kini tetap hidup adalah Festival Hus Nde'o, sebuah perayaan budaya masyarakat Rote Ndao yang diselenggarakan secara rutin setiap awal bulan Juli oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Festival Hus Nde'o telah menjadi agenda tahunan (calendar of events) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao. Waktu penyelenggaraannya disesuaikan dengan berakhirnya musim panen masyarakat, sehingga festival ini memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang telah diterima. Bagi masyarakat Rote Ndao, tradisi ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, penghormatan kepada leluhur, serta wujud pelestarian nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.

Setiap tahunnya, Festival Hus Nde'o menghadirkan beragam atraksi budaya yang memikat wisatawan. Parade ratusan kuda yang dihias dengan ornamen tradisional menjadi daya tarik utama, disertai berbagai pertunjukan budaya seperti Hus KudaLibutu (Silat Kampung)Lari Tel Hus Nde'oKebalai Bersama, serta pameran produk UMKM yang menampilkan hasil karya dan kuliner khas masyarakat Rote Ndao. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga dapat merasakan secara langsung kehidupan adat dan keramahan masyarakat setempat.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, Festival Hus Nde'o diikuti sekitar 350 penunggang kuda dari lima kecamatan di Kabupaten Rote Ndao dan disaksikan kurang lebih 3.000 pengunjung, termasuk wisatawan nusantara maupun mancanegara. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa Festival Hus Nde'o terus berkembang menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan yang mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM dan berbagai mitra pembangunan.
Daya tarik Festival Hus Nde'o semakin lengkap dengan keberadaan Arena Hus Ndeo di Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu, yang telah resmi ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Kabupaten berdasarkan Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor 190/KEP/HK/2026 tentang Situs Cagar Budaya dan Struktur Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Tahun 2026. Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap nilai sejarah, budaya, dan tradisi yang melekat pada kawasan tersebut, sekaligus menjadi komitmen untuk melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan warisan budaya sebagai aset pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata daerah. Dengan demikian, Arena Hus Ndeo tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan festival, tetapi juga menjadi destinasi wisata budaya yang memiliki nilai historis dan layak untuk dikunjungi sepanjang tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao, Regina A.V. Kedoh, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Festival Hus Nde'o merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

"Festival Hus Nde'o bukan hanya menjadi ruang pelestarian tradisi leluhur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Rote Ndao kepada wisatawan. Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menjadikan awal bulan Juli sebagai waktu terbaik mengunjungi Rote Ndao agar dapat menyaksikan secara langsung kemeriahan Festival Hus Nde'o sekaligus menikmati keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Rote Ndao," ujar Regina.

Melalui Festival Hus Nde'o, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap semakin banyak wisatawan yang mengenal dan mengunjungi Rote Ndao sebagai destinasi wisata budaya. Festival ini menjadi bukti bahwa tradisi yang diwariskan oleh leluhur tetap hidup dan berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas budaya daerah. Dengan perpaduan antara nilai sejarah, tradisi, atraksi budaya, dan keindahan alam, Festival Hus Nde'o diharapkan terus menjadi salah satu ikon pariwisata budaya Kabupaten Rote Ndao yang dinantikan setiap tahunnya.2